Sunday, October 20, 2019

Karena Nasib Yang Tidak Pernah Bisa Ditebak

Ilustrasi ( Sumber Gambar )
BanyakKisah.com - Jangan Pernah Menghina Dan Mencaci Seseorang Jika Tak Mau Malu?, Kata-kata inilah yang pas sekali untuk menjadi pembuka pada awal kisah ini.

Memang nasib itu tidak pernah bisa ditebak, kadang rencana manusia tidak berjalan dengan mulus dan ada rencana terbaik yaitu rencana dari Sang Maha Kuasa, dan yakinlah bahwa apa yang sudah menjadi jalanmu itu yang terbaik untukmu dari Sang Maha Kuasa.

Ini adalah sebuah kisah Bondi dan juga Agus, dimana mereka berdua adalah teman satu sekolah dan satu kelas, keduanya selalu ada di satu kelas dari SMP sampai dengan SMA.

Bondi merupakan orang yang keras dan suka sekali mencaci maki dan melakukan tindakan bullying terhadap Agus.

Dari jaman SMP sampai SMA, Agus terus menjadi korban Bullying Bondi. pernah suatu ketika aksi bullying Bondi benar-benar membuat Agus pun akhirnya memilih untuk berpindah sekolah, bahkan yang lebih parahnya Agus meminta kepada orang tuanya ketika SMA agar ia pindah ke kota lain agar tidak satu kota dengan Bondi.

Bondi bangga, bisa melakukan hal tersebut, tidak tau kenapa Bondi begitu jahat kepada Agus, Bondi suka meminta uang Agus, Menghina, Mencaci dan melakukan hal-hal tidak menyenangkan kepada Agus.

SETELAH LULUS SEKOLAH

Bondi kemudian menjalani hari-hari di sekolah seperti orang biasa, tidak ada lagi Agus yang bisa ia hina dan caci. Sejak saat itulah Bondi tidak pernah lagi bertemu dengan Agus sampai lulus sekolah.

Waktu terus berlalu sampai akhirnya waktu membawa Bondi pada waktu dimana ia harus mulai menata hidup, bekerja untuk menghidupi kehidupannya sendiri dan tidak terus selalu bergantung kepada kedua orang tuanya.

Bondi mencari pekerjaan di mana-mana sampai pada akhirnya ia diterima disebuah kantor swasta yang cukup keren. Disana Bondi mendaftarkan diri sebagai office boy atau OB.

Dan tidak disangka-sangka rupanya direktur perusahaan tempat Bondi diterima bekerja itu adalah Agus, teman Sekolahnya dulu yang selalu ia hina dan ia caci.

Bondi benar-benar kaget mengetahui hal itu dan langsung meminta maaf kepada Agus, karena dulu waktu jaman sekolah sering melakukan hal-hal yang tidak terpuji dan negatif kepada Agus.

PELAJARAN YANG BISA DIAMBIL DARI KISAH INI

Pelajaran yang bisa diambil adalah, kita jangan pernah berbuat tidak baik kepada orang, mungkin saat ini kamu merasa bahwa kamu tidak membutuhkan orang tersebut, akan tetapi yang namanya Nasib kita semuanya tidak akan pernah tahu.

Mungkin saja suatu saat nanti, kamu bisa sangat membutuhkan orang yang dulu pernah kamu lukai atau kamu campakan, jadi selalu berbuat baik dan jaga terus silaturahmi karena kita semua tidak tahu nasib kita kedepannya seperti apa.

Yuk Gabung dengan Grup WhatsApp "Banyak Kisah" untuk mendapatkan banyak kisah dan juga saling berkenalan dengan para warganet dalam Grup ini. Jangan lupa untuk Like dan Follow juga ya Akun Instagram dan Fanspage Banyak Kisah. Terima Kasih
Saturday, October 19, 2019

Kesabaran Seorang Wanita

Kesabaran Seorang Wanita The Series Di BanyakKisah.com
Banyak Kisah - Akhirnya dia kembali dipelukanku dan aku hanya bisa terus bersyukur-bersyukur dan bersyukur, tiada hari tanpa bersyukur.

Doa yang selalu ku panjatkan akhirnya terjawab dan Suami tercinta yang aku harapkan bisa menjadi Imamku kembali lagi kepangkuanku setelah sekian lama pergi bersama dengan wanita lain yang mungkin secara fisik lebih manis daripada diriku.

Perkenalkan namaku adalah Dita, kisah ini aku tuliskan dan aku share melalui website banyakkisah.com ini dengan tujuan supaya bisa menginspirasi dan juga memotivasi kalian semuanya para wanita atau para istri agar selalu kuat dan pantang menyerang dalam menghadapi cobaan keluarga.

Cobaan keluarga itu tidak hanya dalam segi materi akan tetapi juga ada cobaan dari luar mungkin seperti jabatan atau juga dari wanita lain. Dan yang aku alami ini adalah paket komplit dimana ketiga ujian yaitu Materi, Jabatan dan juga wanita sudah aku rasakan.

Ujianku berawal ketika aku harus naik jabatan, aku adalah seorang wanita karier dan suamiku seorang karyawan biasa di sebuah kantor. Suatu saat aku naik jabatan di perusahaan tempat aku bekerja.

Tapi ketika itu Suamiku memintaku untuk berhenti bekerja dengan alasan agar bisa lebih fokus dengan keluarga dan segera memprogram untuk memiliki momongan, dan alasan itu aku iyakan karena aku juga merasa sudah waktunya aku punya anak karena sudah menikah selama 6 bulan lamanya akan tetapi aku tidak juga hamil.

Setelah berhenti bekerja dan menolak kenaikan jabatan yang diberikan oleh kantor, 1 bulan kemudian aku Hamil. dan rasanya hidupku benar-benar seperti ada di surga, suamiku makin sayang kepadaku dan bahkan pekerjaan suamiku di kantor terus mendapatkan pujian dari bosnya sampai akhirnya dia naik jabatan.

Wanita mana yang tidak bahagia melihat Suaminya semakin sayang dan juga naik jabatan.

Akhirnya aku punya anak pertama, dan anak pertamaku wanita yang aku beri nama Aisyah. Setelah Aisyah berusia 3 tahun aku pun hamil lagi anak kedua, di sini saya dan suami masih bahagia dan belum mendapatkan ujian apapun.

Akan tetapi di kehamilan keduaku ini Suami makin jarang pulang, entah mengapa ia mendadak seperti itu, ketika aku bertanya ia selalu menjawab bahwa pekerjaan kantor semakin banyak, dan bahkan suami akan segera pindah tugas keluar kota.

Saat itu hatiku mulai resah, aku mulai jarang bertemu suami. Suami pulang ke rumah untuk menengok diriku dan Aisyah, hanya 1 kali dalam 1 bulan. Sampai pada akhirnya aku melahirkan anak keduaku yang aku beri nama Prabu. Anak keduaku adalah anak laki-laki.

Ada perasaan aneh setiap pulang, Suamiku tidak banyak bicara kepadaku, terlebih-lebih setelah aku semakin terlihat jelek, badanku yang dulunya bak gitar spanyol kini berubah menjadi gendut dan bahkan semuanya serba sudah kendor. Aku pun berusaha untuk merubah semua ini dengan berolahraga dan ikut kelas-kelas yang bisa membuat badanku kembali lagi seperti dulu.

Dan anehnya setiap pulang, Suamiku tidak pernah menyentuh aku sedikitpun, keharmonisan dirinya yang dulu mendadak hilang, awalnya aku tidak pernah berburuk sangka, aku selalu berpikir bahwa suamiku lelah karena harus bolak-balik demi untuk bisa bertemu denganku setiap bulannya.

MULAI SEDIKIT TERBONGKAR

Akhirnya perlahan tapi pasti mulai sedikit terbongkar, ternyata Suamiku memiliki Wanita lain di luar kota sana. Aku benar-benar terpukul, aku tidak sengaja melihat Handphone nya dan aku melihat semua isi foto-foto mesra dirinya dengan wanita itu, bahkan Maaf aku melihat video tidak pantas suamiku dengan wanita simpanannya.

Aku benar-benar kaget dan rasanya seperti terkena halilintar di siang bolong, aku mencoba untuk tidak marah, memasang wajah cemberut, aku berusaha untuk tetap biasa dan berusaha agar suamiku tetap cinta kepadaku.

Yang ada dalam pikiranku adalah aku harus bersabar demi dua anakku Aisyah dan Prabu. mereka harus tetap memiliki seorang Ayah.

Hari demi hari, bulan demi bulan berlalu aku tetap diam dan tidak pernah menyinggung mengenai apa yang aku lihat di Handphone suamiku. Aku berusaha melupakan hal itu dan aku selalu berdoa semoga suamiku sadar dan kembali lagi pada keluarganya. yaitu Aku, Aisyah dan Prabu.

3 TAHUN BERLALU DAN KAMU MAKIN MENGGILA

3 Tahun berlalu sejak kejadian aku melihat isi Handphone suamiku, Dan suamiku masih seperti itu sikapnya dingin, dan jarang menyentuh aku selama 3 tahun lamanya.

Dan 1 kali pun aku tidak pernah bertanya atau menyinggung perasaannya, padahal setiap dia pulang aku selalu mencoba untuk menggodanya agar dia mau berhubungan denganku, akan tetapi tetap saja dia selalu dingin dan menolak.

Aku selalu sabar dan tidak pernah memperlihatkan raut muka marah ataupun sedih, sebisa mungkin selalu kuperlihatkan raut wajah ceria dan juga bahagia ketika dihadapan suamiku dan anak-anakku.

Dan suatu hari Suamiku pun akhirnya membuka percakapan mengenai siapa wanita yang selama ini menjadi kekasih gelapnya, Suamiku meminta agar aku rela untuk di ceraikan karena suamiku ingin menikahi wanita yang merupakan kekasih gelapnya.

Dan saat itulah air mataku sudah tidak bisa ditahan lagi untuk menetes, setiap suamiku memberikan penjelasan kenapa dirinya mencintai wanita itu aku seperti ditutup telinganya dan air mata terus menetes sampai akhirnya aku pingsan karena saking kagetnya.

Setelah bangun dari pingsan, suamiku bukannya mencemaskan kondisiku, ia justru melanjutkan pembicaraannya mengenai rencana menceraikanku, Aku sempat berkata apa salahku hingga aku harus dicerai, dan suamiku menjawab bahwa dia tidak bisa melukaiku lebih lagi.

Aku tau suamiku memang orang yang baik, dan aku pun menolak untuk diceraikan, aku lebih memilih untuk dimadu, berbagi cinta dengan wanita lain.

BERAT SEBELAH

Dan akhirnya suamiku pun menikahi wanita simpanannya, dan resmi sudah ia menjadi istri kedua suamiku, dan karena ini sudah menjadi keputusanku aku pun berusaha untuk berbuat baik dan menerima wanita itu sebagai adikku.

Dan masalah baru mulai terjadi ketika suamiku mengajak istri keduanya itu tinggal 1 rumah denganku dan anak-anakku. Sulit tapi tetap harus aku jalani.

Aku berusaha untuk tetap tersenyum dalam kondisi apapun, tapi rupanya tinggal 1 atap dengan istri kedua suamiku bukanlah sebuah hal yang mudah, aku terus dicari kesalahannya dan ia selalu melaporkan kepada suamiku hal yang tidak-tidak, sampai pada akhirnya suamiku mengusir aku dan meminta aku pergi dari rumah.

Aku pun pergi dari rumah dan mencari kontrakkan, anak-anakku aku bawa semuanya Aisyah dan Prabu. Disinilah aku mulai merasakan beratnya membiayai kedua orang anakku bersekolah dan aku benar-benar tertekan ekonomi.

Usiaku yang sudah semakin tua ini sudah tidak lagi bisa mencari pekerjaan di kantor, aku pun menjadi penjual gorengan keliling, semua itu aku lakukan, aku bekerja berjualan gorengan keliling dari Jam 3 sore sampai jam 9 malam.

Dalam kondisi ini aku selalu berdoa dan menitipkan anak-anakku kepada Allah yang maha Agung, aku juga berharap anak-anakku bisa menerima keadaan yang memang sedang harus benar-benar penuh perjuangan ini....


BERSAMBUNG.... Tunggu Kelanjutan Dari Cerita ini SEGERA.....
Thursday, October 17, 2019

The Power Of Kepepet, Di Kejar Sukses

Ilustrasi ( Sumber Gambar )
Banyak Kisah - Mungkin kalian sudah pernah mendengar kata-kata ini "The Power Of Kepepet", dimana hampir setiap orang memiliki kekuatan lebih dan juga pikiran lebih ketika dalam situasi terdesak, Kepepet itu artinya adalah "Terdesak".

Memang benar kepepet atau terdesak membuat seseorang menjadi memiliki energi tersendiri dalam menjalani sebuah kehidupan, misalnya saja kamu, jika kamu dalam kondisi terdesak apakah kamu akan diam saja !, Tentu saja kamu akan melakukan sesuatu hal untuk membuat kamu tidak terdesak lagi.

Defensif itu adalah hal yang pantas dan harus dilakukan ketika dalam kondisi terdesak, setidaknya bukan untuk membela diri akan tetapi untuk membuat semuanya menjadi nyaman.

Seperti kisah berikut ini dimana, seseorang dikejar sukses usai sebelumnya selalu dalam kondisi terdesak dan terdesak.

Namanya adalah Johan, ia seorang pria berusia 23 tahun dan sudah menikah dengan seorang wanita cantik berusia 21 tahun bernama Janet.

Awal kehidupan berumah tangga Johan dan Janet biasa-biasa saja tidak ada masalah, sampai pada suatu saat Johan di pecat dari pekerjaannya sebagai seorang karyawan di salah satu kantor swasta.

Saat itulah kebutuhan ekonomi keluarga Johan mulai memaksa Johan untuk segera bertindak, uang pesangon habis dan terpaksa Johan harus mencari pekerjaan sementara sampai pada akhirnya ia bisa bekerja lagi di sebuah kantor.

Johan di keluarkan dari kantornya bukan karena Johan tidak bagus dalam bekerja akan tetapi memang kantornya sedang mengalami pengurangan karyawan besar-besaran dan Johan adalah salah satu yang menjadi korban.

KEAHLIAN JOHAN AKHIRNYA DIKELUARKAN

Di kantor Johan bekerja sebagai karyawan biasa akan tetapi karena ia lulusan Otomotif (STM) maka ia punya keterampilan untuk mengutak-atik mesin, dan dalam kondisi itulah Johan membuka Bengkel sederhana di pinggir jalan.

Usaha bengkel kecilnya itu di tekuni Johan sampai akhirnya setelah buka 7 bukan lamanya, Bengkelnya berhasil maju pesat dan memiliki karyawan 3. bahkan bengkel Johan sudah tidak lagi di pinggir jalan, akan tetapi sudah punya toko sendiri.

Namun perjalanan waktu tidak mendukung Johan, setelah mempunyai 3 karyawan, dan usia bengkelnya sudah genap 1 tahun, Johan mengalami sakit yang memaksanya harus beristirahat selama 1 bulan dan rupanya dalam masa istirahatnya itu Johan mengalami kerugian karena ketiga karyawannya tidak bisa bekerja dengan bagus dan membuat bengkelnya sepi dan akhirnya Johan memutuskan untuk menutup sementara bengkelnya.

Setelah sembuh dari sakit yang dideritanya Johan kembali mencari ide baru dan kali ini Johan membuka Jasa Sablon di rumah tempat tinggalnya, berawal dari rumah tempat tinggal yang di jadikan kantor sementara, Johan kemudian bisa membeli 1 toko di pinggir jalan setelah genap menekuni usaha jasa Sablonnya selama 1 tahun.

Sukses dengan usaha Jasa Sablonnya. lagi-lagi Johan harus menutup sementara usaha Jasa Sablonnya karena Ibunya sakit keras dan Johan pun terpaksa pulang ke kampung halaman berserta dengan Istrinya untuk menjaga ibu yang sedang sakit keras.

Dalam selama menjaga ibu yang sakit keras para pelanggan atau client Jasa Sablon Johan semuanya lari dan tidak kembali lagi, karena mengira bahwa Jasa Sablon Johan tutup.

KEMBALI LAGI DENGAN IDE YANG LEBIH BARU

Dan kali ini ide Johan harus lebih fresh, Johan mencari ide bagaimana agar usahanya bisa ia tinggal-tinggal dan tetap berjalan. Setelah berpikir keras akhirnya Johan mencoba membuka Catering, Dan lagi-lagi Johan sukses, Cateringnya berhasil diminati banyak orang, dan dalam setiap hajatan di daerahnya selalu menggunakan Catering Johan.

Johan kemudian membeli sebuah toko di pinggir jalan, sebenarnya Johan masih memiliki Toko bekas Bengkel dan juga Toko Bekas Jasa Sablonnya, akan tetapi tidak dipergunakan oleh Johan dengan harapan suatu saat nanti Johan bisa membuka lagi usahanya tersebut.

Dan setelah berhasil memiliki toko Cateringnya, Johan kali ini benar-benar harus menjual semua aset yang dimilikinya, dimana istrinya Hamil dan istrinya mengalami sakit-sakitan selama hamil sehingga biaya perawatan Istrinya sampai melahirkan benar-benar besar dan Johan pun harus menjual semua aset yang dimilikinya.

Dalam kondisi seperti itu Johan tetap semangat dan tidak pernah menyerah, setelah berhasil menjual semua Aset toko yang dimilikinya, Johan berpikir keras untuk mencari ide segar lagi untuk mencari uang.

Dan rupanya penjualan semua toko yang dimiliki Johan membuat Johan memiliki ide yang sampai saat ini membuat dirinya sukses.

Johan berpikir untuk Bisnis Properti, membangun Perumahan, membangun toko-toko dan juga membangun Apartement. dan semua itu di awali dengan modal NOL.

Dari hanya memiliki tanah kecil Johan bangun sendiri menjadi sebuah Rumah kecil, dan kemudian mulai bisa memperkerjakan tenaga bangunan untuk membangun beberapa properti seperti Toko, Rumah dll.

Dan setelah menjadi pembisnis Properti, Johan pun kemudian membangun kembali usaha-usahanya yang dulu pernah berhenti, seperti Bengkel tempat pertama kali Johan bekerja setelah di PHK dari kantor, Jasa Sablon dan juga Cateringnya.

Saat itulah Johan seperti di kejar sukses, semua usaha yang pernah digelutinya sukses semua dan kini Johan hanya tinggal duduk dan meneliti semua usahanya dengan cermat.


PELAJARAN YANG BISA DIAMBIL

Pelajaran yang bisa diambil dari cerita Johan ini adalah, dalam situasi apapun Johan tidak pernah berhenti untuk berjuang, ia selalu terus berpikir dan berjuang untuk tidak menyerah dengan keadaan yang ada di depan.

"Jika salah perbaiki, Jika Gagal Coba lagi dan jika Kamu menyeram maka semuanya SELESAI".
Wednesday, October 16, 2019

Akibat Terlalu Mendengarkan Perkataan Orang Lain

Ilustrasi ( Sumber Gambar )
Banyak Kisah - Dalam hidup terkadang memang ada kalanya kita mendengarkan ucapan orang lain, akan tetapi ada kalanya juga kita harus stop untuk mendengarkan ucapan orang lain. Seperti kisah yang akan di tuliskan berikut oleh BanyakKisah.com.

Perlu diketahui bahwa cerita ini adalah cerita fiksi, dan bukan merupakan cerita nyata, jadi jangan baper dan berkomentar setelah membaca cerita ini, apakah itu benar-benar nyata atau tidak dan sebagainya dan sebagainya.

Cerita ini berawal dari sebuah rumah di pelosok desa, dimana di situlah tinggal Andi, Ayah, Ibu dan juga kedua adiknya, Rona dan Rani. Andi adalah seorang pria yang sangat hebat, ia pekerja keras dan ia punya misi khusus untuk merubah kondisi keluarganya.

Selama ini yang bersekolah adalah Andi saja sementara adiknya Rona dan Rani terpaksa tidak bersekolah karena kondisi ekonomi keluarga yang tidak memungkinkan untuk membiayai Rona dan Rani untuk bersekolah.

Andi pun bisa sampai lulus SMA berkat perjuangan kerasnya, sebelum berangkat sekolah dan juga usai pulang sekolah menjadi loper koran yang sudah ditekuninya sejak SMP sampai lulus SMA.

Andi punya tekat yang sangat kuat untuk mengubah kondisi keluarganya yang serba kekurangan, Ayah Andi setiap hari bekerja sebagai buruh tani, yang penghasilannya tidak seberapa dan hanya cukup untuk makan kebutuhan sehari-hari itu saja terkadang kurang.

Setelah Lulus SMA, Andi merantau ke Jakara untuk merubah nasibnya. dengan ketekutan dan juga kerja kerasnya akhirnya setelah ada di Jakarta selama 3 tahun Andi sudah berhasil langsung naik diposisi terbaik dalam sebuah kantor yaitu seorang direktur perusahaan.

Selama bekerja di kantor, Andi juga berjuang untuk melanjutkan sekolahnya dan mengejar gelar Sarjana S3. Sampai pada akhirnya Andi ada di titik suksesnya, dan ia sudah bisa merubah nasib keluarganya di desa.

MULAI BANYAK SUARA YANG DIDENGARKAN

Selama ini Andi tidak pernah mendengarkan celoteh orang terhadap dirinya, dari kecil sampai sekarang sudah menjadi direktur. Tapi sepertinya Andi mulai merasa bahwa ia sudah tidak pantas untuk di olok-olok atas kesuksesannya yang sudah didapatkannya itu.

Andi merasa bahwa dia dan keluarganya sudah tidak lagi orang miskin yang tinggal di pelosok desa, dan sudah sepantasnya ia dan keluarganya harus mulai dihargai.

Suatu hari Andi mendengar kabar ada tetangga di desa yang berkata sesuatu hal tentang kesuksesan Andi.

"Jika dia memang sudah sukses di Jakarta sana, harusnya setiap pulang ke rumah bawa mobil Alpard atau mobil yang harganya miliaran rupiah" begitulah celoteh tetangga kampung

Setelah mendengar ucapan seperti itu Andi pun langsung membeli mobil mewah yang harganya 15 Miliar dan dibawanya ke kampung halamannya untuk di pamerkan kepada warga kampung.

Namun sepertinya tidak berhenti sampai disitu saja. Celoteh orang masih saja selalu membuat telinga Andi panas, kali ini berbeda lagi, setelah mobil, tetangga kampung berkata bahwa jika Andi benar-benar sudah sukses dan kaya raya, harusnya ia dan keluarganya punya apartemen sendiri di Ibu Kota sana. dan tinggal di sana.

Andi pun panas, Andi langsung membeli apartement mewah dan memboyong keluarganya untuk tinggal di Apartement mewah itu.

DAN SEMUANYA MUSNAH DALAM SEKEJAP

Setelah Mobil, Apartement Mewah, rupanya hal itu membuat Andi masih haus akan pujian dan juga pengakuan dari orang lain.

Rasa-rasanya Andi seperti sudah kerasukan setan pengakuan, ia haus akan pengakuan, ia ingin selalu mendapatkan banyak pujian dari orang-orang yang menyatakan bahwa dirinya sukses dan kaya raya.

Suatu hari Andi, memboyong semua mantan tetangganya di desa dan membawanya ke Apartement mewahnya, tapi apa yang di ucapkan tetangganya justru membuat Andi marah, harapan Andi adalah tetangganya mengakui kekayaan dan juga kesuksesannya.

Yang di dengar oleh Andi justru adalah selentingan omongan yang membuat telinga Andi panas dan emosi.

Ada salah satu tetangga yang bilang kalau "Andi benar-benar sukses dan sudah menjadi orang kaya raya, harusnya punya pulau sendiri dan ada istana di dalam pulau tersebut".

Untuk membuktikan bahwa ia benar-benar sudah sukses dan menjadi orang yang kaya raya, Andi pun akhirnya memilih menjual semua aset yang dimilikinya dan kemudian membeli sebuah pulau dan kemudian membangun istana di pulau yang dibelinya tersebut.

Semua aset kekayaan Andi di investasikan ke Pulau tersebut dengan harapan Andi bisa mendapatkan pengakuan dan pujian dari mantan tetangganya di desa. Bahwa Andi benar-benar sudah menjadi orang kaya raya dan sukses.

Namun apa yang terjadi setelah kerajaan yang dibangun oleh Andi di pulau peribadinya itu berdiri, Tsunami menyapu bersih semuanya dan menenggelamkan kerajaan yang dimiliki oleh Andi beserta keluarganya.

Beruntung Keluarga Andi dan Andi selamat dari musibah tersebut, dan setelah tidak memiliki apa-apa lagi karena semuanya sudah tenggelam, Andi dan keluarganya pun kembali ke Kampung halamannya di pelosok desa, rumah yang dulu ditinggali oleh Andi sewaktu kecil bersama dengan keluarganya.

PELAJARAN YANG BISA DIAMBIL

Pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini adalah, jangan pernah terlalu mendengarkan omongan orang lain, karena kadang hal itu justru akan membuat dirimu semakin jatuh dan jatuh jika terus mengejarnya.

Yang kedua mungkin yang harus di tanamkan dalam diri kita adalah, jangan mengejar pengakuan atau pujian dari orang lain, karena itu akan melelahkan.

Dan pelajaran yang ketiga adalah, mungkin kita sebagai orang lain atau tetangga jangan terlalu nyinyir atas keberhasilan orang lain, kasian juga kan jika orang yang kita nyinyiri itu akhirnya berujung seperti pada kisah ini?.


Yuk Gabung dengan Grup WhatsApp "Banyak Kisah" untuk mendapatkan banyak kisah dan juga saling berkenalan dengan para warganet dalam Grup ini. Jangan lupa untuk Like dan Follow juga ya Akun Instagram dan Fanspage Banyak Kisah. Terima Kasih