The Power Of Kepepet, Di Kejar Sukses

shares |

Ilustrasi ( Sumber Gambar )
Banyak Kisah - Mungkin kalian sudah pernah mendengar kata-kata ini "The Power Of Kepepet", dimana hampir setiap orang memiliki kekuatan lebih dan juga pikiran lebih ketika dalam situasi terdesak, Kepepet itu artinya adalah "Terdesak".

Memang benar kepepet atau terdesak membuat seseorang menjadi memiliki energi tersendiri dalam menjalani sebuah kehidupan, misalnya saja kamu, jika kamu dalam kondisi terdesak apakah kamu akan diam saja !, Tentu saja kamu akan melakukan sesuatu hal untuk membuat kamu tidak terdesak lagi.

Defensif itu adalah hal yang pantas dan harus dilakukan ketika dalam kondisi terdesak, setidaknya bukan untuk membela diri akan tetapi untuk membuat semuanya menjadi nyaman.

Seperti kisah berikut ini dimana, seseorang dikejar sukses usai sebelumnya selalu dalam kondisi terdesak dan terdesak.

Namanya adalah Johan, ia seorang pria berusia 23 tahun dan sudah menikah dengan seorang wanita cantik berusia 21 tahun bernama Janet.

Awal kehidupan berumah tangga Johan dan Janet biasa-biasa saja tidak ada masalah, sampai pada suatu saat Johan di pecat dari pekerjaannya sebagai seorang karyawan di salah satu kantor swasta.

Saat itulah kebutuhan ekonomi keluarga Johan mulai memaksa Johan untuk segera bertindak, uang pesangon habis dan terpaksa Johan harus mencari pekerjaan sementara sampai pada akhirnya ia bisa bekerja lagi di sebuah kantor.

Johan di keluarkan dari kantornya bukan karena Johan tidak bagus dalam bekerja akan tetapi memang kantornya sedang mengalami pengurangan karyawan besar-besaran dan Johan adalah salah satu yang menjadi korban.

KEAHLIAN JOHAN AKHIRNYA DIKELUARKAN

Di kantor Johan bekerja sebagai karyawan biasa akan tetapi karena ia lulusan Otomotif (STM) maka ia punya keterampilan untuk mengutak-atik mesin, dan dalam kondisi itulah Johan membuka Bengkel sederhana di pinggir jalan.

Usaha bengkel kecilnya itu di tekuni Johan sampai akhirnya setelah buka 7 bukan lamanya, Bengkelnya berhasil maju pesat dan memiliki karyawan 3. bahkan bengkel Johan sudah tidak lagi di pinggir jalan, akan tetapi sudah punya toko sendiri.

Namun perjalanan waktu tidak mendukung Johan, setelah mempunyai 3 karyawan, dan usia bengkelnya sudah genap 1 tahun, Johan mengalami sakit yang memaksanya harus beristirahat selama 1 bulan dan rupanya dalam masa istirahatnya itu Johan mengalami kerugian karena ketiga karyawannya tidak bisa bekerja dengan bagus dan membuat bengkelnya sepi dan akhirnya Johan memutuskan untuk menutup sementara bengkelnya.

Setelah sembuh dari sakit yang dideritanya Johan kembali mencari ide baru dan kali ini Johan membuka Jasa Sablon di rumah tempat tinggalnya, berawal dari rumah tempat tinggal yang di jadikan kantor sementara, Johan kemudian bisa membeli 1 toko di pinggir jalan setelah genap menekuni usaha jasa Sablonnya selama 1 tahun.

Sukses dengan usaha Jasa Sablonnya. lagi-lagi Johan harus menutup sementara usaha Jasa Sablonnya karena Ibunya sakit keras dan Johan pun terpaksa pulang ke kampung halaman berserta dengan Istrinya untuk menjaga ibu yang sedang sakit keras.

Dalam selama menjaga ibu yang sakit keras para pelanggan atau client Jasa Sablon Johan semuanya lari dan tidak kembali lagi, karena mengira bahwa Jasa Sablon Johan tutup.

KEMBALI LAGI DENGAN IDE YANG LEBIH BARU

Dan kali ini ide Johan harus lebih fresh, Johan mencari ide bagaimana agar usahanya bisa ia tinggal-tinggal dan tetap berjalan. Setelah berpikir keras akhirnya Johan mencoba membuka Catering, Dan lagi-lagi Johan sukses, Cateringnya berhasil diminati banyak orang, dan dalam setiap hajatan di daerahnya selalu menggunakan Catering Johan.

Johan kemudian membeli sebuah toko di pinggir jalan, sebenarnya Johan masih memiliki Toko bekas Bengkel dan juga Toko Bekas Jasa Sablonnya, akan tetapi tidak dipergunakan oleh Johan dengan harapan suatu saat nanti Johan bisa membuka lagi usahanya tersebut.

Dan setelah berhasil memiliki toko Cateringnya, Johan kali ini benar-benar harus menjual semua aset yang dimilikinya, dimana istrinya Hamil dan istrinya mengalami sakit-sakitan selama hamil sehingga biaya perawatan Istrinya sampai melahirkan benar-benar besar dan Johan pun harus menjual semua aset yang dimilikinya.

Dalam kondisi seperti itu Johan tetap semangat dan tidak pernah menyerah, setelah berhasil menjual semua Aset toko yang dimilikinya, Johan berpikir keras untuk mencari ide segar lagi untuk mencari uang.

Dan rupanya penjualan semua toko yang dimiliki Johan membuat Johan memiliki ide yang sampai saat ini membuat dirinya sukses.

Johan berpikir untuk Bisnis Properti, membangun Perumahan, membangun toko-toko dan juga membangun Apartement. dan semua itu di awali dengan modal NOL.

Dari hanya memiliki tanah kecil Johan bangun sendiri menjadi sebuah Rumah kecil, dan kemudian mulai bisa memperkerjakan tenaga bangunan untuk membangun beberapa properti seperti Toko, Rumah dll.

Dan setelah menjadi pembisnis Properti, Johan pun kemudian membangun kembali usaha-usahanya yang dulu pernah berhenti, seperti Bengkel tempat pertama kali Johan bekerja setelah di PHK dari kantor, Jasa Sablon dan juga Cateringnya.

Saat itulah Johan seperti di kejar sukses, semua usaha yang pernah digelutinya sukses semua dan kini Johan hanya tinggal duduk dan meneliti semua usahanya dengan cermat.


PELAJARAN YANG BISA DIAMBIL

Pelajaran yang bisa diambil dari cerita Johan ini adalah, dalam situasi apapun Johan tidak pernah berhenti untuk berjuang, ia selalu terus berpikir dan berjuang untuk tidak menyerah dengan keadaan yang ada di depan.

"Jika salah perbaiki, Jika Gagal Coba lagi dan jika Kamu menyeram maka semuanya SELESAI".

Related Posts